MahakaryaAsia University
Kembali ke Semua Artikel

Mengapa Lulusan Mahakarya Siap Kerja Sejak Hari Pertama? Intip Model "Teaching Factory" Kami

Pr

Prof. Dr. Dian Sastro

Dosen FSTEM

Diterbitkan pada 23 Juli 2024
Mengapa Lulusan Mahakarya Siap Kerja Sejak Hari Pertama? Intip Model "Teaching Factory" Kami

Di pasar kerja yang kompetitif, ijazah saja tidak cukup. Perusahaan membutuhkan lulusan yang dapat beradaptasi dengan cepat, berkolaborasi dalam tim, dan mulai memberikan kontribusi tanpa memerlukan pelatihan ekstensif. Di Mahakarya Asia University, kami telah merancang model pendidikan kami untuk menghasilkan lulusan seperti itu.

Pusat dari pendekatan kami adalah model "Teaching Factory". Ini bukan sekadar program magang biasa. Ini adalah integrasi penuh antara dunia akademik dan dunia industri.

Lebih dari Sekadar Teori:

Sejak semester awal, mahasiswa kami tidak hanya belajar teori di kelas. Mereka langsung menerapkannya dalam proyek-proyek nyata dari mitra industri kami. Mereka belajar:

  • Manajemen Proyek: Bekerja dengan tenggat waktu, mengelola sumber daya, dan melaporkan kemajuan seperti dalam lingkungan kerja profesional.
  • Kolaborasi Tim: Berinteraksi dengan mahasiswa dari disiplin ilmu lain (misalnya, programmer dengan desainer) untuk mencapai tujuan bersama.
  • Komunikasi Klien: Belajar memahami kebutuhan klien (mitra industri), memberikan presentasi, dan menerima umpan balik.
  • Pemecahan Masalah Nyata: Menghadapi tantangan dan bug yang tidak akan pernah mereka temui di buku teks, dan belajar cara mengatasinya secara kreatif.

Hasilnya adalah lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis (hard skills), tetapi juga keterampilan lunak (soft skills) yang sangat berharga. Mereka telah merasakan ritme dan tekanan dunia kerja. Itulah mengapa ketika Anda merekrut lulusan Mahakarya, Anda merekrut seorang profesional junior, bukan seorang pemula.